Senin, 02 Mei 2016

PEMILIHAN CMS


CMS (Content Management System) adalah sebuah aplikasi web yang tujuannya untuk memudahkan dalam pengelolaan (upload, edit, menambahkan,dll) konten dalam sebuah website/blog/aplikasi web tanpa harus dibekali pengetahuan tentang hal-hal yang bersifat teknis serta tanpa harus memiliki pengetahuan tentang bahasa pemrograman web.
Sekarang ini banyak beredar Content Management System (CMS) yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pada publikasi di internet. Dari yang sangat sederhana hingga sampai yang paling rumit dan kompleks dimana diperlukan keahlian khusus untuk menentukan bagaimana memasang template dan membuat plug-in-nya.


Dari banyaknya CMS yang berorientasi baku sampai kepentingan yang lebih umum, maka Opencart menjadi pilihan kelompok kami sebagai aplikasi Open Source yang memenuhi kriteria umum dan bersifat universal. Pilihan ini bukannya tanpa proses, kami sudah mencoba beberapa jenis CMS lainnya dan mengalami beberapa kendala, dan akhirnya kelompok kami memilih untuk menggunakan Opencart pada tugas mata kuliah Pengantar Web Science kali ini untuk membuat prototype web belanja online. Kelompok kami memilih CMS Opencart, dengan alasan sebagai berikut.
  • CMS didapatkan dengan gratis
  • Opencart sangat ringan
  • Tampilan website maupun admininstrator sangatlah mudah dimengerti / userfriendly
  • Administrasi yang simple. Salah satu kelebihan Opencart adalah secara default dia sudah memiliki fasilitas "Guest Checkout", dimana pembeli tidak harus mendaftar untuk dapat berbelanja.
  • Fitur komplit.
  • Dukungan komunitas. Opencart bersifat Open Source sehingga siapapun bisa mengembangkannya.
  • Terdapat pilihan mata uang, beda negara beda mata uang
  • Mempunyai alat untuk mem-back up dan restore
  • Memberikan laporan pada proses jual-beli


Minggu, 01 Mei 2016

RA KARTINI DAHULU, KINI, DAN MASA DEPAN




Raden Ajeng Kartini merupakan seorang tokoh wanita yang memperjuangkan nasib wanita Indonesia pada zamannya. Walaupun begitu, hasil dari semangat juangnya memiliki dampak bagi kaum wanita Indonesia hingga saat ini. Kaum wanita kini mendapat perlakuan yang adil. Kartini berpendapat bahwa dengan diusahakannya pengajaran dan pendidikan bagi perempuan, bukan semata-mata karena ingin disamakan dengan kaum lelaki, namun agar kaum wanita lebih cakap dan terampil dalam melaksanakan kewajibannya terutama sebagai seorang ibu, yang merupakan pendidik utama untuk anak-anaknya kelak.
Pada zaman dahulu, kita tahu bahwa pendidikan hanya diperuntukan oleh kaum laki-laki. Kaum wanita memiliki peran tradisional, yaitu khusus mengurus rumah tangga. Peran wanita seakan akan dibatasi yaitu sebagai pendukung karir suami. Ditambah dengan aturan adat yang masih sangat kuat, peran wanita semakin terbatas karena terikat dengan nilai nilai dalam adat yang mengatur bagaimana perilaku yang pantas bagi wanita pada masa itu.
Wanita masa kini, sangat berbeda dengan wanita pada zaman dahulu. Peran wanita telah bergeser menjadi peran modern yang aktif dan kritis. Kini wanita memiliki hak yang sama dengan pria untuk mendapatkan pendidikan, dan juga kebebasan untuk berkarir dalam bidang apapun. Bahkan di era ini tidak sedikit wanita yang menjadi pemimpin. Sekarang ini sudah banyak politisi wanita yang menjadi anggota MPR, mentri, dan bahkan presiden.  Di sisi lain, wanita tetap mengemban peran sebagai pengurus rumah tangga. Peran ganda ini memberikan tekanan hidup bagi wanita, karena selain menghabiskan banyak waktu dan energi, tanggung jawab ini juga membutuhkan kemampuan pengelolaan yang baik.
Dengan pendidikan dan kesempatan berkarir yang tinggi, wanita di masa depan memiliki kemungkinan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki. Di masa depan akan ada lebih banyak pemimpin wanita yang bermunculan. Walaupun begitu, wanita akan tetap memegang peranan terbesarnya yaitu sebagai seorang ibu. Sehingga, wanita dituntut agar lebih sigap, aktif, dan kritis dalam menangani berbagai kewajibannya. Wanita di masa depan, akan jauh lebih sibuk, namun lebih kompeten dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Seiring dengan berjalannya waktu, perjuangan R.A Kartini dahulu masih memiliki dampak besar pada peranan wanita saat ini dan masa depan. Merupakan hal yang bagus bahwa wanita disejajarkan dengan pria dalam konteks pendidikan maupun karir. Namun, perlu diperhatikan bahwa wanita juga tidak terlepas dari peran sebagai ibu dan pengurus rumah tangga. Oleh karenanya, wanita harus didukung dengan kemampuan pengelolaan yang baik agar senantiasa dapat melakukan kewajibannya dengan maksimal.

Sifat yang Perlu Dicontoh
Sosok Kartini begitu dalam di kalangan perempuan masa kini, berkat perjuangan beliau kini perempuan memiliki kesamaan hak dalam berbagai bidang. Banyak hal yang memotivasi perempuan masa kini untuk mendapatkan hak-haknya dari R.A. Kartini di antaranya :
1.    Bercita-cita tinggi
Hal ini dapat dilihat dari harapan R.A. Kartini untuk memajukan perempuan masa itu. Beliau mempunyai tekat yang kuat untuk memberikan pendidikan membaca, menulis, menjahit, menyulam, memasak dan sebagainya.
2.    Pantang menyerah
Setelah beliau menikah beliau tetap meneruskan perjuangannya untuk mendirikan sekolah sekaligus menjadi pengajar. Dari hal tersebut dapat kita lihat bahwa semangat beliau tidak putus di tengah jalan hanya karena beliau sudah menikah lantas berhenti berjuang untuk perempuan-perempuan masa itu. Tak terbayangkan jika setelah beliau menikah lalu berhenti mewujudkan cita-citanya mungkin sekarang kaum perempuan belum dapat bersekolah layaknya kaum laki-laki.
3.    Bekerja keras
R.A. Kartini memulai perjuangannya sejak remaja, beliau bekerja keras sampai akhir hayatnya. Dan kini kerja keras beliau dapat kita rasakan dalam jiwa-jiwa perempuan masa kini yang terus bekerja mendapatkan apa yang mereka cari.

Perjungan R.A. Kartini Masa Kini
Sosok R.A. Kartini jaman dahulu telah merasuki kaum perempuan pada masa kini. Hal ini dapat dilihat dengan adanya kesetaraan gender di antara kaum perempuan dengan kaum laki-laki dalam berbagai bidang seperti berikut :
1.    Kepresidenan
Indonesia pernah dipimpin oleh seorang perempuan pada masa kepresidenan putri presiden Soekarno, Megawati Soekarno Putri. Beliau merupakan preisiden perempuan pertama di Indonesia. Tak ubahnya dengan RA. Kartini, beliau juga memiliki pengaruh besar terhadap negeri ini.
2.    Kementrian
Di dalam tubuh kementrian Indonesia masa kini pun telah muncul semangat jiwa-jiwa RA. Kartini seperti Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan), Retno Lestari Priansari Marsudi (Menteri Luar Negeri), Rini M. Soemarno  (Menteri BUMN), Siti Nurbaja (Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup),  dan yang lain serta para pendahulunya. Mereka semua berperan dalam meneruskan perjuangan RA. Kartini di masa kini.
3.    Pendidikan
Sosok guru kini tidak hanya didominasi oleh seorang laki-laki, masa kini telah muncul guru-guru perempuan yang siap ikut andil dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Mulai dari guru PAUD, SD, SMP, SMA, sampai DOSEN di Indonesia mempunyai guru pendidik perempuan.
4.    Kemiliteran/Kepolisian
Saat ini sering kita melihat seorang tentara atau polisi perempuan, mereka memang perempuan bukan perempuan jadi-jadian. Kesamaan gender telah berkembang sampai bidang ketahanan negara. Itulah jiwa-jiwa Kartini yang tumbuh yang ingin maju dan berkembang meneruskan cita-cita beliau di bidang ketahanan negara.
5.    Rumah tangga
Kepala keluarga masa kini tak hanya seorang laki-laki. Ada kepala keluarga perempuan yang menghidupi anak-anaknya. Kala seorang istri kehilangan suaminya ia harus tetap bekerja untuk menghidupi keluarganya, jika tidak mungkin tak ada sesuap nasi untuk dirinya bahkan anak-anaknya. Di Indonesia kepala keluarga perempuan tak hanya satu tapi sudah banyak dan tersebar dari Sabang sampai Merauke.
6.    Lain-lain
Anda mungkin akan terkejut jika melihat tukang bejak perempuan, tukang ojek perempuan, atlet olahraga perempuan dan yang lainnya yang kesemuanya itu merupakan pekerjaan kaum laki-laki namun dilakukan oleh kuam perempuan. Tapi itu memang ada di Indonesia dan jumlahnya tidak hanya satu saja. Mereka berjuang atas jiwa-jiwa Kartini di garis lain dalam memperjuangkan hihupnya, cita-citanya dan mimpinya.

Teruslah bermimpi,
teruslah bermimpi,
bermimpilah selama engkau masih dapat bermimpi!
- RA.Kartini
 
 
 Sumber :
http://osis-smaipl.weebly.com/kegiatan-osis/wanita-dahulu-kini-dan-masa-depan
http://swarawarga.com/ra-kartini-dahulu-dan-sekarang/


Senin, 19 Oktober 2015

Pemanfaatan New Media di Bidang Pendidikan


Dengan adanya New Media dampak dan pengaruh yang sangat besar dapat dirasakan dalam kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Pemanfaatan New Media dalam bidang ini, terutama bagi pelajar dan mahasiswa sangat banyak membantu dalam berbagai hal. Konsep pendidikan konvensional banyak berubah setelah hadirnya teknologi yang lebih canggih. Teknologi pendidikan terbaru dapat menjadikan proses belajar mengajar interaktif antara pengajar dan siswa sudah menjadi model utama pendidikan saat ini yang ditandai pameran perangkat pendidikan modern dalam acara Indocomtech 2013 di Jakarta, 30 Oktober--3 November 2013.
Salah satu teknologi terbaru adalah Interactive Whiteboard Type Promethean ActivBoard 595 Pro Mobile System with EST Projector atau papan tulis interaktif. Interactive Whiteboard adalah papan tulis digital yang memiliki layar sensitif bila disentuh dan bekerja mirip dengan sistem komputer, karena papan tulis ini dapat menyimpan informasi yang pernah ditulis diatasnya. Interactive Whiteboard  adalah salah satu aplikasi teknologi layar sentuh (touchscreen) yang kaya fitur, menggabungkan warna, gerak dan aktivitas suara yang terintegrasi dengan built-in speaker penguat suara stereo sebagai pendukung mata pelajaran. Terpasang pada stand board yang dapat diatur ketinggiannya secara elektrik (motorized height adjustable stand), dilengkapi gantungan proyektor serta proyektor tipe short throw. 
Interactive Whiteboard banyak digunakan sebagai media presentasi. Teknologi Interactive Whiteboard memungkinkan terjadinya perekaman presentasi dan pengoreksian apabila terjadi kesalahan. Interactive Whiteboard  juga dapat melakukan ”Presentasi Konferensi”, yaitu presentasi yang dapat berlangsung bersamaan di dua lokasi atau lebih. Dalam Presentasi Konferensi, pengoreksian terhadap presentasi yang berlangsung dapat dilakukan melalui media Interactive Whiteboard.


Cara kerja

Interactive Whiteboard  bekerja layaknya PC/laptop. Papan tulis akan dihubungkan ke suatu layar/LCD yang lebih besar(proyektor). Cara mengoperasikan dengan alat yang dikenal sebagai pena tanpa tinta. Pena tanpa tinta sebagai mouse (dalam laptop) dan LCD pada Interactive Whiteboard sebagai layar monitor. Pena tanpa tinta sebagai alat tulis di sini memiliki dua fungsi. Pertama, pena diprogram dapat menampilkan warna yang berbeda (layaknya pena biasa), antara lain biru, hitam, merah, dan hijau. Kedua, pena juga berfungsi sebagai penghapus. Ketika telah tersambung dengan komputer dan proyektor, papan tulis ini dapat langsung bekerja.
Interactive Whiteboard, merupakan sebuah papan tulis besar yang menggunakan teknologi sentuh untuk mendeteksi input pengguna (misalnya interaksi bergulir) yang setara dengan perangkat input PC biasa, seperti mouse atau keyboard. Sebuah proyektor digunakan untuk menampilkan video output komputer ke papan tulis, yang kemudian bertindak sebagai layar sentuh besar. Interactive Whiteboard biasanya telah disediakan pula alat-alat tulis digital yang menggunakan pena tanpa tinta atau pena digital, menggantikan alat tulis papan tulis tradisional, spidol. Pena tanpa tinta ini bekerja dengan menggunakan digitizer aktif yang mengontrol PC/laptop guna masukan informasi untuk kemampuan menulis seperti menggambar atau tulisan tangan. Ketika pena tersebut dipindah, sensor optis akan mengakui keberadaannya. Setiap goresan dari pena tinta akan muncul dalam layar yang terhubung dengan komputer (LCD). Perangkat lunak dari Interactive Whiteboard telah memiliki kemampuan untuk membedakan warna yang muncul dari pena tersebut. Warna itu antara lain hitam, biru, merah, dan hijau. Pena dapat digunakan sesuai dengan warna yang diinginkan ketika ia dipindah dari slot-nya masing-masing. Selain warna, pena juga berfungsi sebagai penghapus ketika posisinya diubah. Pena ini juga terdiri dari dua tombol, jika pengguna menekannya maka fungsi yang akan muncul adalah copy, cut, paste, select all, dan sebagainya.
Ada juga tombol yang meluncurkan popup keyboard dan mouse kanan menu klik untuk lebih banyak pilihan input. Interactive Whiteboard biasanya dipasang di dinding atau lantai berdiri dan digunakan agar dapat difungsikan oleh seseorang.


Perangkat Lunak dan Aplikasi

Beberapa perangkat lunak dari sistem operasi yang digunakan oleh Interactive Whiteboard antara lain adalah Windows XP, Mac, Linux, Solaris, dan SGI (IRIX).
Interactive Whiteboard dapat bekerja dengan perangkat lunak yang tersedia dalam komputer, laptop atau PC, yang telah dihubungkan sebelumnya ke papan tulis interaktif tersebut. Aplikasi yang biasa digunakan antara lain Microsoft PowerPoint, Excel, Word, dan AutoCAD.

Sarana ini memungkinkan pelaksanaan proses belajar mengajar menjadi aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan bahkan dapat dilakukan kapan saja baik di dalam maupun di luar ruang kelas sehingga proses pembelajaran menjadi sangat produktif dengan hasil akhir akselerasi penyerapan materi belajar yang sangat cepat dan bermutu tinggi.


Sumber: